haPpUwH. . .

November 17, 2008 at 2:00 am (Uncategorized)

images1

Ni sebuah cerita fakta yang telah terjadi dalam kehidupan PleNdq,dan aQ sangat berterima kuasih kepadanya…”maKaci y0w pLeNd”….

Hidup ini selalu membinggungkaan! Ketika seorang wanita dipertemukan dengan jodohnya,saat itupun juga cobaan telah menghalanginya. Cobaan demi cobaan telah menghalangi cinta Fitri dan Feri. Padahal, kurang 2 bulan lagi mereka akan menikah. Pertengkaran selalu hadir dalam kehidupan mereka. Beruntuglah Fitri mempunyai pasangan yang seperti Feri,karena Feri orang yang pemaaf walaupun cemburuan.

Pertengkaran-pertengkaran yang timbul dikarenakan kecurigaan Feri terhadap Fitri. Sifat dan sikap Fitri makin lama makin berubah,hal itu yang menyebabkan Feri curiga. Memang Fitri sedang menjalin cinta dengan orang lain. Hal itu yang sedang disembunyikan Fitri terhadap Feri.

******

Suatu hari, Fitri bercerita kepada salah satu teman akrabnya. Fitri bercerita dalam keadaan menangis karena pada hari itu Fitri harus menentukan pilihan hatinya,karena fitri tidak mau hidupnya dilalui dengan kebingungan. Dia pergi ke rumah Devina(sahabat Fitri).

“Prend…. Aku bingung! Sebentar lagi aku mau nikah,tapi sekarang aku lagi suka sama orang lain. Aku sayang ma dia.” Kata Fitri.

“Apa maksudmu? Kamu jatuh cinta lagi? Fit,kamu itu sebentar lagi mau nikah sama Feri,masa kamu jatuh cinta lagi? Emang siapa yang bikin kamu jadi gila kayak gini?”. Tanya Devina.

“andra,anak bandung!!! Aku tuh sayang banget sama andra seperti aku saying sama Feri!!!”. Jelas Fitri.

“inget dong fit, kamu itu mau nikah,ngga’ mungkin kan klo kamu bakalan batalin rencana itu? Kamu itu sekarang dah beda, ngga’ seperti yang dulu. Fitri yang aku kenal dulu,selalu menghargai orang didekatnya dan tidak mau menyakiti hatinya sedikitpun. Fit…..apa yang menyebabkan kamu berubah seperti ini?”. Tanya devina dengan kesal.

“aku ngga’ tau…?”. Jawabnya sambil pergi meninggalkaan Devina.

Fitri meninggalkan tempat itu dalam keadaan marah. Akhirnya fitri pergi ke telaga cinta,tempat biasanya dia merenung. Tak lama kemudian Andra datang.

“Hai,, ngapain kamu disini sendirian?” Tanya andra(selingkuhan Fitri).

Fitri tak berkutik sedikitpun dan tak menghiraukan pertanyaan Andra.

“Sayang,ada masalah apa sih,sampai-sampai kamu ngga’ mau jawab pertanyaanku?”

“Aku binggung??”. Jawab singkat Fitri.

“Binggung kenpa? Apa ada masalah dengan hubungan kita?”

“Banyak….Semuanya harus diselesaikan sekarang! Kita harus berpisah!”

“Apa….??” Jawab Andra dengan kagetnya!.

“Kita ngga’ bisa pertahankan hubungan ini”

“Sayang, kenapa sih kamu berniat ninggalin aku padahal aku ngga’ mau kehilangan kamu?”

Fitri tidak menghiraukan Andra dan dia bergegas pergi dari tempat itu. Akhirnya Andrapun mengikuti Fitri karena dia ingin menanyakan penyebab yang membuat Fitri berniat meninggalkannya.

“Fit, jawab pertanyaanku dong?”

Fitri malah berlari dan segera mengendarai sepeda motornya. Dan Andra segera menyusul Fitri, tapi sayangnya Andra kehilangan jejak Fitri. Akhirnya Andra memutuskan pulang ke tempat kostnya. Sesampainya di tempat kost,dia dihampiri oleh bos atau atasan kerjanya.

“Ndra…kamu pacaran sama Fitri ya?”. Tanya bosnya.

Andra tidak menjawab pertanyaan bosnya karena dia sekarang sedang dalam keadaan bingung.

“Ndra… jawab dong? Asal kamu tahu saja ya, 2 bulan lagi Fitri itu nikah”. Ujar bosnya.

“Apa…?”

“Iya…dia mau nikah 2 bulan lagi.” Jelas bosnya.

“Yang bener bos….? Makanya tadi dia kok mau mutusin aku,dan pada saat aku Tanya penyebabnya, dia malah pergi ninggalin aku. Tapi aku ngga’ peduli bos, aku saying sama dia, dan aku ngga’ mau kehilangan dia”.

“Ndra…kamu ngga’ boleh begitu. Aku ngga’ ngelarang kamu pacaran, tapi kalau cari pacar tuh yang jelas,Tanya asalnya dulu, jangan langsung dipacarin saja!”.

Andrapun segera meninggalkan bosnya, dan dia menuju kamar kostnya. Sesampainya di kamar, dia mendengarkan musik agar dia ngga’ terlalu stress mikirin masalahnya. Walaupun Fitri sudah berbohong kepada Andra, sedikitpun Andra tidak marah, rasa marah itu diluluhkan oleh rasa sayangnya terhadap Fitri.

******

Apa yang dirasakan Fitri saat ini sama dengan yang dirasakan oleh Andra. Fitri tidak mau kehilangan seorang selingkuhannya yang sudah dia kenal 1 bulan lalu. Fitri sebenarnya ingin sekali tetap bersama Andra dan tidak mau kehilangan Feri juga, tapi itu tidak bisa dilakukan Fitri karena dia takut orang tuanya malu melihat kelakuan anak yang dibanggakannya.

Akhirnya suatu hari mereka berdua dipertemukan ditempat mereka bertemu pertama kalinya,yaitu telaga cinta. Dan merekapun melepas semua rasa rindu yang selama ini mereka pendam.

“Sayang….Aku ngga’ mau kehilangan kamu?”. Ujar Andra.

“Sama…Aku juga merasakan hal seperti itu! Aku masih sayang sama kamu, tapi aku juga tidak bisa meninggalkan Feri”.

“Aku boleh tanya ngga’? sebenernya kamu itu sayang sama aku apa ngga’? kamu itu lebih sayang aku atau calon suamimu?”Tanya Feri

“Aku lebih sayang kamu”. Jawab Fitri.

“Kalau kamu memang lebih sayang sama aku,pasti kamu lebih memilih aku daripada calon suami kamu”. Ucap Andra.

“Aku binggung untuk memilihnya. Kalau aku memilih kamu itu ngga’ mungkin, soalnya pernikahanku sudah semakin dekat, dan kalau aku memilih Feri,itu juga ngga’ mungkin, soalnya aku juga saying sama kamu”. Jelas Fitri.

“Aku akan selalu menunggumu sampai kapanpun?”. Kata Andra sambil pergi meninggalkan Fitri.

Tak lama kemudian Fitri juga ikut meninggalkan tempat yang penuh kenangan itu. Akhirnya Fitri pulang dan sesampainya dirumah sudah ada Feri yang menunggu kedatangan Fitri. Karena mereka akan pergi memilih baju pengantin,tapi rencana itu ditunda, karena Fitri tidak mau pergi,dia masih lemas dan binggung dengan masalahnya bersama Andra. Feri semakin curiga dengan kelakuan-kelakuan Fitri yang semakin berubah. Akhirnya Feri memutuskan untuk pergi meninggalkan Fitri. Feri sakit hati dengan sikap Fitri. Semakin dekat hari pernikahan mereka, semakin renggang pula hubungan mereka, karena Fitri sekarang sudah tidak peduli dengan Feri dan dia selalu saja menghabiskan waktunya bersama Andra.

******

Pernikahan Fitri dan Feri semakin dekat. Hari-hari ini Fitri sering sekali menyendiri dan selalu menghindar dengan calon suaminya. Setiap Feri kerumah Fitri, Fitri selalu saja tudak mau menemui Feri. Feripun akhirnya jengkel melihat sifat Fitri yang semakin lama,semakin berubah. Kesabaran Feri sudah habis dan Feri berniat untuk menggagalkan pernikahannya karena dia takut rumah tangganya tidak berjalan lurus. Namun niatan Feri tadi tidak bisa dilakukan, karena dia ngga’ sanggup hidup tanpa Fitri. Dan Fitripun tidak mau kehilangan Feri.

Suatu hari, Feri berniat manamui Fitri dirumahnya. Feri ingin menanyakan kenapa hari_hari ini Fitri semakin berubah.

“Yang… kenapa sih kamu hari-hari ini semakin menjauh dari aku? Kamu ngga’ sayang lagi ya sama aku?”. Tanya Feri.

“Apa sih maksud kamu itu? Aku itu sayang banget sama kamu,kalau aku ngga’ sayang lagi sama kamu, ngapain aku mau nikah sama kamu? Apa mungkin kamu ya yang ngga’ sayang lagi sama aku?” ucap Fitri.

“Kamu jujur saja kenapa sih,kamu sekarang punya pacar lagi ya?” Tanya Feri sambil merayu.

“Kamu Tanya-nya kok semakin aneh sih,emang kamu ngga’ percaya perkataanku ya?” jawabnya.

“Jawab dulu pertanyaanku?”Tanya Feri sambil marah.

Fitri tak menghiraukan Feri dan langsung pergi meninggalkan rumah. Feri segera mengejar Fitri. Tak lama kemudian,Andrapun nampak dibelakang gang rumah Fitri dan dia sedang menghampiri Fitri. Akhirnya mereka bertiga berkumpul, dan Fitri semakin binggung. Dia takut kalau perkelahian terjadi.

“Sayang….dia siapa?ohh…ini calon suamimu?” Tanya Andra sambil melirik Feri.

“Seharusnya aku yang tanya,sebenarnya kamu itu siapa? Jadi, kamu yang sudah menghancurkan hubunganku dengan Fitri?” ucap Feri dengan nada Tinggi.

“Sudah,sudah….” Bentak Fitri.

Tak lama kemudian Devina dating dan membantu Fitri. Mereka berdua melerai kedua kekasih Fitri.

“Ada apa ini?”Tanya devina sambil melerai.

“Dia sudah merebut calon istriku?”jawab Feri.

“Kamu yang sudah merebut pacarku?” ucap Andra.

“Aku yang sudah menyebabkan perkelahian ini terjadi”.Jawab Fitri.

“Fit.. aku kan sudah bilang dari dulu kamu harus memilih salah satu dari kedua cowok ini! Kamu tidak bisa memilih kedua-duanya? Jadi, sekarang kamu harus memilih salah satunya?” tutur Devina.

Fitri mencari tempat duduk dan dia berfikir, bagaimana caranya menyelesaikan masalah ini. Akhirnya Fitri tidak menemukan jawaban dari masalahnya. Fitri pun berdiri dan meninggalkan kedua pacarnya dan Devina.
******

Esok harinya Andra dating menemui Feri dan Fitri untuk memutuskan dia akan mengalah dan akan pulang ke kampong halamannya. Karena Andra sadar bahwa selama ini dia sudah merebut calo istri orang,dan Andra juga meminta maaf kepada Feri atas sikapnya selama ini. Sesungguhnya berat sekali hati Andra untuk meninggalkan orang yang begitu dia sayang,begitupun dengan Fitri. Tapi Andra ikhlas dengan apa yang dilakukannya. Andra akan bahagia apabila Fitri juga bahagia, meskipun hatinya sakit, tapi dia melakukannya “DEMI CINTA”.

SELESAI

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.